Cari Blog Ini

Minggu, 20 Januari 2019

rpp sem 2 tp 1819 Unsur-unsur dan Kebahasaan Biografi

https://drive.google.com/open?id=1kC-A5SblQZY6Xh2bTZWXykxOHYLOxWMp
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah
:
SMA Plus Margawati Garut
Mata Pelajaran
:
Bahasa Indonesia
Kelas/Semester
:
X / Genap
Tahun Pelajaran
:
2018 / 2019
Materi Pokok
:
Unsur-unsur dan Kebahasaan Biografi
Alokasi Waktu
:
2 Minggu x 4  Jam pelajaran @ 45  Menit

A.      Kompetensi Inti
·         KI-1:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
·         KI-2:Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
·         KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
·         KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B.      Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
Indikator
3.15  Menganalisis aspek makna dan kebahasaan dalam teks biografi.
4.15  Menyusun teks biografi tokoh

·      Mendata  pokok-pokok isi biografi danciri kebahasaan dalam teks biografi.
·     Menulis teks biografi tokoh dengan memerhatikan isi (antara lain: perjalananpendidikan, karier, perjuangan)
·     Memberikan tanggapan secara lisan terhadap isi teks (biografi) yang ditulis teman

C.      Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan model pedagoge genre, saintifik, dan CLIL peserta didik dapat mendata  pokok-pokok isi biografi danciri kebahasaan dalam teks biografi, menulis teks biografi tokoh dengan memerhatikan isi (antara lain: perjalananpendidikan, karier, perjuangan), memberikan tanggapan secara lisan terhadap isi teks (biografi) yang ditulis teman.dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin  dan kreatif  (integritas) selama proses pembelajaran dan bersikap jujur,  percaya diri serta pantang menyerah.

D.      Materi pembelajaran
Unsur-unsur  biografi:


·       orientasi: (identitas singkat tokoh);
·       rangkaian peristiwa dan masalah yang dialami; dan
·       Reorientasi

Kebahasaan biografi:
·       pronominal;
·       pengacu dan yang diacu; dan
·       konjungsi.

Fakta           : Biografi
Konsep        : Cerita Ulang
Prinsip         :  Unsur-unsur dan kebahasaan biografi
Prosedur     : orientasi: (identitas singkat tokoh);
                         rangkaian peristiwa dan masalah yang dialami; dan
                         Reorientasi
                         pronominal;
                         pengacu dan yang diacu; dan


                         konjungsi.

E.      Metode Pembelajaran
Pendekatan                          : Scientific Learning
Model Pembelajaran         : Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) dan Problem 
                                                   Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah )/ projek
F.       Media/alat, Bahan


Media :
·       Worksheet atau lembar kerja (siswa)
·       lembar penilaian
·       Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
·       Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran, dan penutur nativ.

Alat/Bahan :
·       Penggaris, spidol, papan tulis
·       Laptop & infocus, Audio: kaset dan CD.
·       Audio-cetak: kaset atau CD audio yang dilengkapi dengan teks.
·       Proyeksi visual diam: OUT dan film bingkai.
·       Proyeksi audio visual: film dan bingkai (slide) bersuara.
·       Audio visual gerak: VCD, DVD, dan W.
·       Visual gerak: film bisu.
·       Objek fisik: Benda nyata, model, dan spesimen.
·       Komputer. @aminyusuf



G.      Sumber Belajar
1.     Suherli, dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
2.     Suherli, dkk. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
3.     Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indoneisa SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya
H.      Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1  ( 4 x 45 menit )
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi                                                                   
  • Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran
  • Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
  • Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
  • Mengaitkan materi/tema/kegiatanpembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatansebelumnya, yaitu : Biografi
  • Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
  • Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
  • Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
  • Apabila materi / tema / projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materiunsur-unsur biografi
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung
  • Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
  • Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
  • Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung
  • Pembagian kelompok belajar
  • Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

15
menit
Kegiatan Inti
Sintak
Model Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi  unsur-unsur biografi dengan cara :
·         Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/video tentang materi unsur-unsur biografi
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
  • Mengamati
Ø  lembar kerja materi unsur-unsur biografi
Ø  pemberian contoh-contoh materi unsur-unsur biografi untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
  • Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
membaca materi unsur-unsur biografi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan lingkungan
  • Mendengar
pemberian materi unsur-unsur biografi oleh guru
·         Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran  mengenai materi  unsur-unsur biografi, untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
v Menulis
Peserta didik menulis resume tentang apa yang telah dibaca, diamati dan didengarkan sebagai pembiasaan dalam membaca dan menulis (Literasi)

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
·         Mengajukan pertanyaan tentang materi unsur-unsur biografi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Ø  Apa yang dimaksud dengan unsur-unsur biografi?
Ø  Terdiri dari apakah unsur-unsur biografi  tersebut?
Ø  Seperti apakah unsur-unsur biografi tersebut?
Ø  Apa fungsi unsur-unsur biografi?
Ø  Bagaimanakah materi unsur-unsur biografi itu berperan dalam kehidupan sehari-hari dan karir masa depan peserta didik?

Data
collection
(pengumpulan
data)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
  • Mengamati obyek/kejadian,
mengamati dengan seksama materi unsur-unsur biografi yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya
  • Membaca sumber lain selain buku teks,
mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi unsur-unsur biografi yang sedang dipelajari
  • Aktivitas
menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi unsur-unsur biografi yang sedang dipelajari
  • Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi unsur-unsur biografi yang tekah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
  • Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi unsur-unsur biografi
  • Mengumpulkan informasi
mencatat semua informasi tentang materi unsur-unsur biografi yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi  unsur-unsur biografi sesuai dengan pemahamannya
  • Saling tukar informasi tentang  materi  unsur-unsur biografi dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)
COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
  • Berdiskusi tentang data  dari materi unsur-unsur biografi yang sudah dikumpulkan / terangkum dalam kegiatan sebelumnya.
  • Mengolah informasi dari materi unsur-unsur biografi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
  • Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi unsur-unsur biografi

Verification
(pembuktian)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
  • Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi : unsur-unsur biografi, antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalizatio
(menarik
kesimpulan)
COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
·         Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi unsur-unsur biografi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
·         Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang mteri : unsur-unsur biografi
·         Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi unsur-unsur biografi dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
·         Bertanya atas presentasi tentang materi unsur-unsur biografi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
·         Menyimpulkan  tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang  unsur-unsur biografi
·         Menjawab pertanyaan tentang unsur-unsur biografi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
·         Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan  beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi unsur-unsur biografi yang akan selesai dipelajari
·         Menyelesaikan  uji kompetensi untuk materi  unsur-unsur biografi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran

150
menit
Catatan :
Selama pembelajaran unsur-unsur biografi berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup
Peserta didik :
  • Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran unsur-unsur biografi yang baru dilakukan.
  • Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran unsur-unsur biografi yang baru diselesaikan.
  • Mengagendakan materi atau tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
  • Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran unsur-unsur biografi.
  • Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja pada materi pelajaran unsur-unsur biografi
  • Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran unsur-unsur biografi kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik

15
menit

Pertemuan Ke-2  ( 4 x 45 menit )
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi
  • Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran
  • Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
  • Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
  • Mengaitkan materi/tema/kegiatanpembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatansebelumnya, yaitu : unsur-unsur biografi
  • Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
  • Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
  • Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
  • Apabila materi / tema / projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materikebahasaan biografi
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung
  • Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
  • Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
  • Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung
  • Pembagian kelompok belajar
  • Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.






15
menit
Kegiatan Inti
Sintak
Model Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi  kebahasaan biografi dengan cara :
·         Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/video tentang materi kebahasaan biografi
“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”
  • Mengamati
Ø  lembar kerja materi kebahasaan biografi
Ø  pemberian contoh-contoh materi kebahasaan biografi untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
  • Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
membaca materi kebahasaan biografi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan lingkungan
  • Mendengar
pemberian materi kebahasaan biografi oleh guru
·         Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran  mengenai materi  kebahasaan biografi, untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
v Menulis
Peserta didik menulis resume tentang apa yang telah dibaca, diamati dan didengarkan sebagai pembiasaan dalam membaca dan menulis (Literasi)

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
·         Mengajukan pertanyaan tentang materi kebahasaan biografi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Ø  Apa yang dimaksud dengan kebahasaan biografi?
Ø  Terdiri dari apakah kebahasaan biografi  tersebut?
Ø  Seperti apakah kebahasaan biografi tersebut?
Ø  Apa fungsi kebahasaan biografi?
Ø  Bagaimanakah materi kebahasaan biografi itu berperan dalam kehidupan sehari-hari dan karir masa depan peserta didik?

Data
collection
(pengumpulan
data)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
  • Mengamati obyek/kejadian,
mengamati dengan seksama materi kebahasaan biografi yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya
  • Membaca sumber lain selain buku teks,
mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi kebahasaan biografi yang sedang dipelajari
  • Aktivitas
menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi kebahasaan biografi yang sedang dipelajari
  • Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi kebahasaan biografi yang tekah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
  • Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi kebahasaan biografi
  • Mengumpulkan informasi
mencatat semua informasi tentang materi kebahasaan biografi yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi  kebahasaan biografi sesuai dengan pemahamannya
  • Saling tukar informasi tentang  materi  kebahasaan biografi dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)
COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
  • Berdiskusi tentang data  dari materi kebahasaan biografi yang sudah dikumpulkan / terangkum dalam kegiatan sebelumnya.
  • Mengolah informasi dari materi kebahasaan biografi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
  • Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi kebahasaan biografi

Verification
(pembuktian)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
  • Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi : kebahasaan biografi, antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalizatio
(menarik
kesimpulan)
COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
·         Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi kebahasaan biografi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
·         Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang mteri : kebahasaan biografi
·         Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi kebahasaan biografi dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
·         Bertanya atas presentasi tentang materi kebahasaan biografi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
·         Menyimpulkan  tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang  kebahasaan biografi
·         Menjawab pertanyaan tentang kebahasaan biografi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
·         Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan  beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi kebahasaan biografi yang akan selesai dipelajari
·         Menyelesaikan  uji kompetensi untuk materi  kebahasaan biografi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran

150
menit
Catatan :
Selama pembelajaran kebahasaan biografi berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup
Peserta didik :
  • Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran kebahasaan biografi yang baru dilakukan.
  • Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran kebahasaan biografi yang baru diselesaikan.
  • Mengagendakan materi atau tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
  • Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran kebahasaan biografi.
  • Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas projek /produk /portofolio /unjuk kerja pada materi pelajaran kebahasaan biografi
  • Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran kebahasaan biografi kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik

15
menit




I.        Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1.       Teknik Penilaian (terlampir)
a.     Sikap
-        Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
No
Nama Siswa
Aspek Perilaku yang Dinilai
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
BS
JJ
TJ
DS
1
Mia
75
75
50
75
275
68,75
C
2

...
...
...
...
...
...
...

Keterangan :
    BS : Bekerja Sama
    JJ : Jujur
    TJ : Tanggun Jawab
    DS : Disiplin

Catatan :
1.  Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100    = Sangat Baik
75      = Baik
50      = Cukup
25      = Kurang
2.  Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3.  Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4.  Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00     = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00        = Baik (B)
25,01 – 50,00        = Cukup (C)
00,00 –  25,00       = Kurang (K)
5.  Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

-        Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
b.     Pengetahuan
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1.       Jelaskan manfaat membaca biografi!
2.       Apakah tujuan cerita ulang!
3.       Apakah yang dimaksud menceritakan kembali teks biografi!
4.       Tuliskan langkah-langkah menceritakan teks biografi!
5.       Sebutkan beberapa tokoh yang biografinya pernah anda baca!
6.       Mengapa teks biografi menjelaskan hal yang penting!
7.       Bagaimana isi dalam struktur bagian peristiwa dalam teks biografi!
Mengetahui,
Kepala Sekolah




Iwan, M.Pd

Garut, 11 Januari 2019
Guru Mata pelajaran




Dede Lesmana, S.Pd

untuk mendownload secara keseluruhan di google drive  silahkan klik di link  
https://drive.google.com/file/d/1kC-A5SblQZY6Xh2bTZWXykxOHYLOxWMp/view?usp=sharing

Rabu, 16 Januari 2019

2019 win doublestater

Berawal dari tahun 2013 ketika si kilat kuning mengalami gejala ngebul ringan, akhirnya saya mencari referensi bengkel yang biasa menangani win 100. sempat kepikiran untuk melakukan operasi kecil si kuning di sekre KAWIT (Keluarga Win Tasik), namun hal tersebut urung dilakukan karena jadwalnya yang penuh jadi pengerjaannya akan memakan banyak waktu, sedangkan dari pihak bengkel tidak bisa menyediakan sepeda motor sementara untuk saya. tanya-tanya di forum akhirnya saya mendapatkan pin BB kang Opik Uwin, master honda win from Kota Tahu Sumedang. beliau merupakan spesialis Honda Win dan sangat mengerti dengan segala kelebihan Win, kalo udah di tangan beliau win itu jadi responsif dan galak berkat sentuhan tangan dingin beliau.
pada saat itu kita janjian di pertengahan garut-sumedang yakni di Agro peternakan sapi. disanalah kita mulai akrab ngobrol bareng seputar Win. tanpa nunggu lama saya kasih STNK si Kuning plus motornya , dan saya mendapatkan tunggangan kang Opik yakni win doblestater. tenaganya sungguh galak, responsif, dan yang istimewa saat itu mau nyalain tinggal pencet aja, walau saat itu koplingnya masih agak selip, mungkin itu juga projek win doublestater beliau. say pake ke sekolah hasilnya jadi pusat perhatian sob, kawin silang win dan legenda menghasilkan spesies unik kepraktisan ala motor bebek dengan elektrik stater dan tranmisi buas miliknya Win khas motor sport. dulu sempet mau dicangkokin ke si kuning tapi masih sayang dengan nomor mesin yang mesti dicopot karena bagian kiri mutlak dicangkokin miliknya legenda/supra fit/lama/grand juga bisa yang penting satu keluarga c-100. Projek rahasia baru kepikiran setelah punya unit win lagi yang suratnya dah mati pajek lama. Bini ane pun saat itu lagi ngebet banget pengen punya Kawasaki KSR Bro, sayangnya kantong ane sebagai guru honorer di salahsatu SMA di Kota Garut tidak cukup untuk meminang si KSR tersebut, karena harga sekennya juga sama kaya bebek atau metik keluaran terbaru. alhasil kepikiran honda win  dipakein ring roda 14, biar jadi cebol tapi tetep buas. bini ane pun suka dengan perubahan si aswad, namun sayangnya belajarnya masih males-malesan sehingga sanpe januari 2019 pun bisa naik winnya hanya sebatas di lapang bola saja.

udah kepalang tanggung, obsesi dicangkokin stater di win bini kesampean juga. diskusi dengan Kang Opik menemui kesepakatan yakni prjeknya saya lanjutkan saya disarankan membeli dinamostater honda grand, aki kering beat, dan alhamdulillah terlaksana. sempet galau karena mesen dinamostater dari Tangerang selatan di lapaknya Bro Heri Jaya part (recomended seller) yang pengen belanja jangan ragu. transaksi tukeran motor dengan kang opik dilakukan hari minggu di tempat bersejarah Agro (kenangan enam tahun lalu waktu operasi kecil si kuning). projek itu sekarang masih dalam proses perakitan kabel bodi berikut ini videonya.



Minggu, 09 Desember 2018

Federasi hatimu seakan mati
Sportivitas kau gadaikan dengan emas
Para pengadil kau biarkan berlaku tak adil
Kau menutup mata dengan semua yang terjadi
Percuma kau juara
Jika man of the matchnya adalah wasit
Percuma kau angkat trofi jika itu konspirasi federasi
Sanksimu gak masuk akal
Kau hukum pemain yang menyikut  lawan larangan bertanding 5 kali
Kau bebaskan sanksi pemain yang bikin patah kaki atau larangan bertanding 2 kali adilkah itu??
Dimana asosiasi yg katanya melindungi para pemain sepakbola profesional??

Apakah sibuk ngurusi sangsi??
Kenapa saat tim kami main komentatornya itu mulu yang kaga profesional??
Hati masyarakat jawa barat tersayat



Senin, 26 November 2018

Pelaksanaan UAS dan PAS di SMA Plus Margawati berbasis Google forms

Assalamualaikum Wr.Wb,
Selamat siang sahabat, jumpa lagi bersama saya di blog sederhana ini. kali ini saya akan membagikan pengalaman saya menyelenggarakan UAS dan PAS berbasis Google Forms. langsung saja sahabat!
pertama yang harus disiapkan adalah email google siswa yang masih aktiv. semua siswa memiliki email, namun masalahnya, banyak diantara mereka yang lupa sandi/paswordnya. akhirnya guru TIK didaulat harus menyediakan email yang aktiv, tentunya akun google guna mempermudah kinerja. Kasus ini juga banyak menimpa pihak guru sebagai penyedia soal, ada yang emailnya lupa, akunnya bukan google, juga ada pula yang belum memiliki sama sekali. harus sabar ektra menghadapi masalah ini, itung-itung sodakoh ilmu hehehehe. setelah teratasi langsung saja dua minggu tepatnya hari sabtu digunakan untuk merampungkan pembuatan soal bersama guru-guru. ketika mengentri soal ke google form harus ekstra sabar sahabat, apalagi untuk mapel matematika, si equation ogah nampak di formulir soal, akhirnya mesti di crop menggunakan aplikasi lightshoot, jadi mesti sabar karena satu demi satu sob. Untuk guru mapel Bahasa Indonesia/Inggris harus telaten juga ketika memberi soal berantai, ketika mengaktivkan fitur acak soal, hasil cropan/uplodan soal dimana, pertanyaannya dimana, jadi hasil cropan hrus di upload tiap soal agar siswa tidak bingung. yang tak boleh dilupakan juga ketika guru mengentri soal mesti dengan jawabannya karena fitur periksa otomatis gak dapat bekerja jika jawaban tidak di entri. anak-anak bisa mengerjakan soal lewat smartphonya atau yang belum punya lab komputer bisa kita fungsikan, itung-itung memanaskan komputer sebelum UNBK. 
Migrasi dari ujian berbasik tulis/KP menjadikan suasana baru bagi kita pihak pengajar, kita harus jeli menggali informasi dan meminimalisir kecurangan yang dilakukan siswa. kini semua mulai beralih ke sistem TIK kita harus belajar menguasai teknologi.

Jumat, 24 Agustus 2018

Mengaplikasikan Velg ring 14 di Honda Win 100 Garut

Bismillahirahmannirahim
Assalamualaikum Ww,
Berawal dari curhatan Ibu Negara, yang komplain akibat tunggangannya Win Item (Aswad) yang saya ubah Shokbreker belakangnya dengan kepunyaan Bajaj Fulsar 135, akhirnya saya cari referensi bagaimana caranya agar tetap pake shok bajaj, namun bisa agak pendek. Di internet sedang buming bermunculan motor dengan genre mini supermoto, mulai dari gorila,groom, hingga yang paling hot MSX 125, KSR 110, dan Z 125. Melihat desainnya aduhai menawan, tenaganya galak diputaran atas dan bawah, warnanya sedap dipandang mata bikin ngiler deh bagi yang melihatnya, apalagi motor jenis ini masih jarang wara-wiri di jalan, ane jamin deh di lampu merah jadi pusat perhatian. Untuk segi harga dijamin lebih mahal dari motor batangan di Indonesia, karena harus pesen di negeri tetangga, kecuali KSR dan Z 125 yang telah dipasarkan di Indonesia. Bagi ane ya jauh mesti meminang mereka heheheheheheheh.
Iseng-iseng liat eh inspirasi datang,  bagaimana jika Si Aswad dikasih velg ring 14 yang agak lebar dikit. Adapun bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:
1. Rim metik depan ukuran 1,85 x 14, belakang 2,15 x14
Setelah survey harga didaerah garut rata-rata variasian nyetok merk Rossi, dan  Champ untuk      ukuran di atas harganya berkisar dari 400k sepasang s/d 650 sepasang. Berhubung dana sedang tidak strong, akhirnya buka facebook lihat di gruf FJB ada yang mosting velg set bekas Honda Beat dengan ukuran D 1,85 dan B 2,15. Pucuk dicinta ulam tiba ane tebus deh tu velg dengan jurus negosiasi dan hasilnya semula harganya Rp.350.000,00 jadi Rp. 200.000,00 saja, alhamdulillah rejeki Bapak Muda soleh heheheheehhe

2. Trombol belakang Honda Win/gran/prima/supra



Untuk yang ini gak bisa kompromi sahabat, mesti beli yang baru guna pemakaian jangka panjang. Ane lihat di BL harganya  dahsyat sahabat, dari kisaran Rp. 180.00 s/d 350k. Ane penasaran langsung tanya saja di bengkel resmi honda ternyata harganya Rp.180.000, namun ketika akan ditebus ternyata stoknya habis. Sempat hawatir juga dan iseng nanya di toko onerdil umum ternyata barangnya ada, mereka nawarin 160 rb, gunakan jurus nego akhirnya dikasih harga 155.000, lumayan menghemat 25.000.




3. Ruji/jari-jari dengan ukuran depan 130mm. dan belakang 120 mm (info dari tukang stel velg langganan)

Sempat galau ketika nyari ruji sahabat, bengkel sparepart rata-rata gak yakin dengan ukuran jari-jarinya, mereka malah ngasih rekomendasi untuk bertanya ke tukang velg. niatnya mau nyari yang ramah di kantong malah kaga ada bro, jadi dengan berat hati pake jari-jari TDR dengan harga Rp.60.000/biji sehingga jadi Rp.120.000




3. Tukang stel velg kepercayaan anda
untuk jasa pasang dan stel velg bervariasi sahabat, di tempat ane di Garut kisaran 50.000 sepasang sd 80.000 sepasang.

4. Ban dalam
Kebetulan untuk urusan ban dalam ane pake  IRC ukuran 90/80/14  dengan harga 26.000 x 2 = Rp.54.000









5. Ban luar
Ban luar berat juga ternyata, untuk ukuran 90/80/14 di Garut bisa ditebus dengan harga 165.000 dengan merk swallow yang semi trail di toko sparepart terbesar di Garut berarti kita harus punya 320.000 sahabat.setelah muter-muter keliling Garut membandingkan harga ternyata yang paling murah ada di Wanaraja (RCB motor) bukan promo yah heheheheheh





Ini prosesnya sahabat









Istri saya pun seneng dengan hasilnya

Sekian sahabat!!!!!








Rabu, 18 Juli 2018

Mengganti Shokbreker belakang Honda Win dengan Bajaj Pulsar 135

Hai sobat Winner di mana pun berada jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan berbagi pengalaman saya mengenai mengganti shok belakang honda win dengan kepunyaan P 135. Sewaktu saya meminang  Aswad panggilan untuk win saya yang ke-2, saya dapatkan dengan kondisi bahan sahabat, Aswad tersebut sudah menggunakan shok belakang miliknya HSX 125. Indikasinya setelah diboyong dari Majalengka ternyata peredam kejut tersebut mesti dipensiunkan dengan alasan ketika melewati poldur suka ngajebred kalau istilah sundanya, juga karena terlalu empuk menjadikan bini ane yang dibonceng komplain akibat stabilitasnya kurang. 
Berangkat dari sana ane mulai nyari inspirasi buat pengganti shok belakang Si Aswad, nyoba Verza punya tetangga eh  nyaman juga bro shok belakangnya dan akhirnya langsung ane tebus deh sok belakang si Verza. Tak sabar rasanya ingin segera dipasang, dan ternyata ketika diaplikasikan ke Si Aswad tarat hasilnya kependekan bro, alhasil ban dan spakbornya gasruk bro sedihhhhhh deh. Terpaksa deh pake peninggi shok dan hasilnya gasruk teratasi namun akibat memakai peninggi shok belakangnya jadi keras. Jadi sedih lagi deh. Dibalik musibah tersebut ternyata ada berkah sob tetangga ane bro sandi yang punya p135 shok belakangnya diganti pake yang variasian, ane lakukan negosiasi dan beliau tidak keberatan untuk menghibahkannya pada ane. bagai ketiban durian runtuh alhamdulillah senengnya langsung tak pasang di badannya Aswad, nyamannya itu ajiip. pernah di test boncengan di punggung si Aswad bertiga, hasilnya lebih stabil, gak ada efek ngangkat bro. ini Penampakannya.
Penampakannya kini bro, setelah ganti velg ring 14,headlamp Kawasaki dtreker,handguard KLX bf, knalpot KLX,